Rabu, 29 Juni 2011

MENGAKSES MODUL SENSOR GYROSCOPE LISY300 TERKALIBRASI MENGGUNAKAN CODEVISION AVR

[OVERVIEW]
Sensor gyroscope yang saya gunakan ini adalah sebuah modul yang terdiri dari sensor Gyroscope LISY300AL dan ADC serial ADC101S021 yang dikeluarkan oleh PARALLAX Inc. Pada modul ini pun telah dilengkapi dengan regulator tegangan 3.3 V sebagai supply nya. Modul Sensor Gyroscope LISY300AL dapat mendeteksi kecepatan sudut (angular rate) satu axis, yaitu sumbu Z (yaw). Dan mampu membaca sampai ± 300°/s full scale.  


PENGUKURAN KEMIRINGAN MENGGUNAKAN ACCELEROMETER MMA7260 DENGAN CODEVISION AVR TERKALIBRASI

Sensor accelerometer mma7260 buatan Freescale Semiconductor ini mempunyai 6 buah fungsi yaitu untuk mengukur gerakan (movement), getaran (vibration), jatuh (fall), kemiringan (tilt), posisi (positioning) dan benturan (shock).

 
Saya akan jelaskan bagaimana cara mengakses sensor accelerometer mma7260 untuk mengukur kemiringan (tilt measurement) yang ditampilkan pada LCD 2×16 menggunakan compiler CodeVision AVR.

CARA MELAKUKAN SIMULASI MENGGUNAKAN SOFTWARE PROTEUS

Pada postingan ini saya akan menjelaskan bagaimana cara melakukan simulasi menggunakan software Proteus ISIS. Untuk mendapatkan software Proteus silakan download disini. Tutorial simulasi ini saya fokuskan untuk rangkaian mikrokontroler dan rangkaian elektronika sederhana, dikarenakan jika anda sudah mahir menggunakan simulasi mikrokontroler dan elektronika sederhana, maka secara tidak langsung anda juga sudah bisa melakukan simulasi untuk rangkaian elektronika lainnya.

Dibawah ini adalah toolbar yang sering digunakan untuk melakukan simulasi beserta fungsinya.


PROGRAM MENGAKSES SENSOR JARAK SHARP GP2D12 MENGGUNAKAN CODEVISION AVR

Pada postingan ini saya akan menjelaskan bagaimana cara mengkalibrasi sensor GP2D12 dan programnya menggunakan CodeVision AVR. Akhirnya saya dapat menyelesaikan kalibrasi sensor Sharp GP2D12, dimana saya sebelumnya hanya mencoba program yang berasal dari beberapa blog.

PENGHITUNG KECEPATAN MOTOR DC MENGGUNAKAN OPTOCOUPLER DENGAN CODEVISION AVR

Pada dasarnya aplikasi ini hampir sama dengan aplikasi penghitung frekuensi (Frequency Counter), dimana letak perbedaanya hanya pada perumusannya saja, dimana perumusan tersebut tergantung dari pengubahan detik ke menit dan banyaknya pulsa encoder dalam 1 putaran motor DC.

Jika menggunakan optocoupler sebagai sensor anda harus menggunakan rotary encoder yang di-couple dengan as motor dc untuk mendeteksi kecepatan putaran motor DC. Biasanya pada rotary encoder dibuat lubang-lubang sebagai representasi banyaknya pulsa. Dan anda harus menentukan terlebih dahulu banyaknya pendeteksian pulsa atau lubang pada rotary encoder untuk satu putaran yang dilakukan motor DC. Karena banyaknya pulsa atau lubang akan mempengaruhi perumusan perhitungan kecepatan motor DC dan semakin banyak pulsa atau lubang maka akan meningkatkan resolusi pembacaan kecepatan motor DC, dengan kata lain pembacaan kecepatan akan semakin presisi.

PENGHITUNG FREKUENSI (FREQUENCY COUNTER) MENGGUNAKAN CODEVISION AVR

Penghitung frekuensi (Frequency Counter) digunakan untuk menghitung banyaknya gelombang dalam satu detik, sehingga mempunyai satuan Hz (Hertz).

Untuk menghitung pulsa (frekuensi) yang berasal dari luar digunakan sebuah eksternal interupt (EXT INT). EXT INT merupakan fitur AVR Atmega 8535 yang berfungsi untuk mencacah sinyal dari luar.

Selasa, 28 Juni 2011

JAM DIGITAL DENGAN PENAMPIL SEVEN SEGMENT TANPA RTC MENGGUNAKAN CODEVISION AVR

Aplikasi ini hampir sama dengan aplikasi jam digital menggunakan penampil LCD, hanya saja pada postingan ini saya tampilkan menggunakan display Seven Segment CA (common anoda) karena terlihat lebih menarik. Untuk mendapatkan datasheet penampil seven segment silakan download disini.

Jam digital menggunakan seven segment common anoda (CA) ini saya berikan 3 buah input berupa push button yang digunakan untuk menset nilai dari jam tersebut yaitu MENU, UP dan DOWN. Untuk lebih jelasnya mengenai cara kerja aplikasi ini dapat membaca postingan saya mengenai jam digital menggunakan penampil LCD. Sedangkan untuk dasar teori seven segment dapat membaca pada tutorial AVR mengenai seven segment dan untuk cara kerja Timer dapat membacanya pada tutorial Timer dan Counter.